Asbabun Nuzul Surah An-Nisa` Ayat 51-54

Asbabun Nuzul Surah An-Nisa` Ayat 51-54

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ اُوْتُوْا نَصِيْبًا مِّنَ الْكِتٰبِ يُؤْمِنُوْنَ بِالْجِبْتِ وَالطَّاغُوْتِ وَيَقُوْلُوْنَ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا هٰٓؤُلَاۤءِ اَهْدٰى مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا سَبِيْلًا ﴿٥١

a lam tara ilallażīna ụtụ naṣībam minal-kitābi yu`minụna bil-jibti waṭ-ṭāgụti wa yaqụlụna lillażīna kafarụ hā`ulā`i ahdā minallażīna āmanụ sabīlā

Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)? Mereka percaya kepada Jibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya daripada orang-orang yang beriman. (51)


اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ ۗوَمَنْ يَّلْعَنِ اللّٰهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ نَصِيْرًا ﴿٥٢

ulā`ikallażīna la'anahumullāh, wa may yal'anillāhu fa lan tajida lahụ naṣīrā

Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah. Dan barangsiapa dilaknat Allah, niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya. (52)


اَمْ لَهُمْ نَصِيْبٌ مِّنَ الْمُلْكِ فَاِذًا لَّا يُؤْتُوْنَ النَّاسَ نَقِيْرًاۙ ﴿٥٣

am lahum naṣībum minal-mulki fa iżal lā yu`tụnan-nāsa naqīrā

Ataukah mereka mempunyai bagian dari kerajaan (kekuasaan), meskipun mereka tidak akan memberikan sedikit pun (kebajikan) kepada manusia, (53)


اَمْ يَحْسُدُوْنَ النَّاسَ عَلٰى مَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۚ فَقَدْ اٰتَيْنَآ اٰلَ اِبْرٰهِيْمَ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَاٰتَيْنٰهُمْ مُّلْكًا عَظِيْمًا ﴿٥٤

am yaḥsudụnan-nāsa 'alā mā ātāhumullāhu min faḍlih, fa qad ātainā āla ibrāhīmal-kitāba wal-ḥikmata wa ātaināhum mulkan 'aẓīmā

ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya? Sungguh, Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepada mereka kerajaan (kekuasaan) yang besar. (54)


Sebab Turunnya Ayat

Ahmad dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas berkata, “Ketika Ka’b ibnul Asyraf datang ke Mekah, orang-orang Quraisy berkata, ‘Tidakkah kalian melihat orang yang bertahan terpisah dari kaunmya itu. Dia kira dia lebih baik dari kita, padahal kita adalah orang-orang yang selalu menunaikan haji, para pengabdi dan pemberi minum orang-orang yang melaksanakan haji.’ Ka’b ibnul Asyraf menjawab,”ya, kalian lebih baik darinya.’ Lalu turunlah ayat, ‘Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).” (al-Kautsar:3) Dan ayat, ‘Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)?” hingga ‘...niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya.” (an-Nisaa’: 51-52)

Ibnu Ishaq meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas berkata, “Orang-orang yang menghasut Bani Quraisy, Ghathfan, dan Bani Quraizhah untuk memerangi Nabi saw. pada Perang Ahzab adalah Huyai bin Akhthab, Salam bin Abil Huqaiq, Abu Rafi ar-Rabi bin Abil Huqaiq, Abu Amir, dan Haudzah bin Qais Mereka semua adalah dari Bani Nadhir Ketika mereka mendatangi orang-orang Quraisy, orang-orang Quraisy berkata, ‘Para pendeta Yahudi itu adalah yang tahu tentang kitab-kitab yang lebih dulu diturunkan. Tanyalah mereka apakah agama kalian lebih baik ataukah agama Muhammad? Ketika ditanya tentang hal itu, para pendeta Yahudi tersebut menjawab Agama kalian lebih baik daripada agama Muhammad Dan kalian lebih mendapatkan petunjuk daripada dia dan para pengikutnya.’ Maka Allah menurunkan, ‘Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)’ hingga ‘..dan Kami telah memberikan kepada mereka kerajaan (kekuasaan) yang besar.” (an-Nisaa’: 51-54)

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari al-Aufi, dia berkata, “Ahli Kitab berkata, ‘Muhammad mengatakan bahwa dia diberi apa yang dia dapatkan adalah karena ketawadhuan, sedangkan dia mempunyai sembilan istri. Dan keinginannya hanyalah menikah saja Maka raja mana yang lebih utama dari dia. Maka Allah menurunkan firman-Nya, ‘...ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) (an-Nisaa’: 54)
Ibnu Sa’ad juga meriwayatkan hadits yang serupa dengan di atas dari Umar dan maula Afrah, tapi isinya lebih ringkas.