Asbabun Nuzul Surah Al-Mujadilah Ayat 18

Asbabun Nuzul Surah Al-Mujadilah Ayat 18

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا فَيَحْلِفُوْنَ لَهٗ كَمَا يَحْلِفُوْنَ لَكُمْ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ عَلٰى شَيْءٍۗ اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْكٰذِبُوْنَ ﴿١٨

yauma yab'aṡuhumullāhu jamī'an fa yaḥlifụna lahụ kamā yaḥlifụna lakum wa yaḥsabụna annahum 'alā syaī`, alā innahum humul-kāżibụn

(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa mereka orang-orang pendusta. (18)


Sebab Turunnya Ayat

Imam Ahmad meriwayatkan suatu riwayat, demikain juga Al-Hakim yang menilainya shahih, dari Ibnu Abbas yang berkata, “suatu ketika, Rasulullah Saw. Berada di bawah naungan bayang-bayang sebuah kamar. Bayang-bayang itu telah hampir habis ketika Rasulullah berkata, ‘Sesungguhnya akan segera datang menghampiri kalian seorang laki-laki yang melihat kea rah kalian dengan pandangan yang tidak baik. Jika ia datang, maka janganlah ada seorang pun dari kalian yang berbicara dengannya.’ Tidak lama berselang, muncullah seorang laki-laki yang berkulit biru dan buta sebelah matanya. Rasulullah Saw. Lantas memanggil laki-laki itu. Ketika telah mendekat, Rasulullah Saw. Berkata, ‘Atas dasar apa engkau dan teman-temanmu mencaci maki saya?’ Laki-laki itu menjawab, “izinkan saya membawa teman-teman saya itu kemari.’ Laki-laki itu lalu pergi untuk memanggil teman-temannya. Ketika telah berada kembali di hadapan Rasulullah, mereka serempak bersumpah bahwa mereka tidak pernah mengatakan hal itu atau melakukannya. Allah lantas menurunkan ayat ini.”